Senin, 30 Januari 2012

Sinopsis Aku ingin jadi sarjana


AKU INGIN JADI SARJANA


Ada seorang anak tukang Koran yang bercita cita tinggi menjadi seorang sarjana yang ber-
Nama Shina, Shina ingin sekali menjadi sarjana karena ia ingin membantu ayah, ibu dan ingin sekali menyekolahkan kedua adik laki- lakinya itu yang bernama Wawan dan Aji yang masih berusia 9 tahun dan 11 tahun. Aji, Wawan dan Shina putus sekolah karena kebutuhan ekonomi yang terbatas, tapi Shina tetap bias belajar walaupun ia tak sekolah di sekolah yang ia impi impikan selama ini.
Walaupun ia hanya menjadi anak tukang Koran
Tapi ia mampu membangkitkan semangatnya, dengan ia menjadi Anak tukang Koran tapi menurut Shina
Itu hal yang biasa asalkan ada kemauan untuk bangkit ke dunianya yang baru, dengan cara mengamen, dan ikut berjualan Koran ayahnya
Dengan cara inilah ia bias melakukan apasaja supaya ia bisa bersekolah di Kota Jakarta.
    Dengan menabung sedikit demi sedikit akan menjadi buah hasil yang cukup baik, saat itu Shina memberanikan diri ke Kota Jakarta, sampai di terminal Lebak bulus lalu Shina menaiki sebuah angkutan umum setelah itu ia turun dan tiba – tiba di jalan ada seorang ibu yang kecopetan dan lalu Shina bergegas untuk menolong ibu itu, setelah itu Shina pun melemparkan tasnya kearah pencopet tersebut dan akhirnya pun pencopet itu menyerah dan ketakutan saat di tangkap oleh orang – orang yang berada di jalan tersebut. Kemudian ibu ( Yuni ) tersebut sangat berterimakasih kepada Shina karena telah menolongnya. Setelah itu Ibu Yuni memberi imbalan kepada Shina, dan Shina tidak bisa menerima uang tersebut karena yang shina harapkan hanya bersekolah dan bercita cita menjadi sarjana, dengan baik hati ibu yuni menawarkan Shina untuk menginap dirumahnya.
    Setelah sampai dirumah ibu yuni, Shina sangat senangnya melihat isi rumah dan melihat – liht taman rumahnya dengan penuh hati gembira,setelah itu ibu yuni mengantarkan Shina beristirahat dikamar sejenak.
Beberapa Jam kemudian Shina pun bangun dan ia duduk di ruang tamu sambil menyetel TV, setelah itu ibu yuni memanggil Shina, lalu ibu yuni berkata “ Apa kamu benar- benar ingin sekolah dan ingin menjadi sarjana” jawab Shina “ iya aku ingin sekali bu, malahan aku ingin menjadi seorang sarjana politik supaya Negara ini tidak menjadi seorang koruptor”, lalu jawab lagi ibu yuni “besok pagi- pagi sekali ikut ibu ya,pasti kamu senang” lalu jawab ku (Shina) “memangnya kemana bu” lalu ibu berkata lagi “ udah kamu istirahat saja sana, nanti kamu pasti juga tau lah shin” lalu jawab ku (Shina) “baiklah”.

Keesokan kemudian :D

    Pagi – pagi sekali ibu yuni mengajaku ke sebuah sekolah ( SMA ) yang berada di Fatmawati Jakarta – Selatan, menurut ku (shina) mungkin ibu yuni ingin menyekolahkanku di sekolah ini. Beberapa saat kemudian salah satu penjaga TU berbicara kepada ibu yuni, ia berbincang – bincang dan setelah itu ibu yuni menunjuk aku yang sedang duduk di Sofa, Setelah sampai dirumah tiba- tiba ibu yuni memangil ku lalu ia bilang kepada ku bahwa ibu mendaftarkan ku di sekolah tersebut. Dengan senang dan rasa bangganya aku bisa mewujudkan semua harapanku.

Keesokan Hari Saat pertamakali ku Sekolah. :D

    Pertamakali ku sekolah disini saat memperkenalkan diri dihadapan teman – teman baru rasanya sangat senang sekali, saat aku duduk dan merasakan sebuah kehidupan yang benar – benar dapat dinikmati bersama.

Bell Berbunyi ( Kringggggggggg” ) :D

    Saat Bell berbunyi (Istirahat) ada teman yang mengajaku ke kantin sekolah, disitulah aku tak bawa uang sepeser pun untuk jajan dan lalu teman baruku dan memaksa aku lalu aku bilang “ maaf kawan aku mungkin lain kali saja” lalu jawab temanku “ya baiklah mungkin dilain waktu”. Setelah beberapa saat kemudian Bell masuk, saat pertamakali masuk sudah ada konflik antara aku dan guru bahasa.
Bell Berbunyi II ( Kringgggggggg”) PULAN9 :D

    Lalu aku keluar dan tiba – tiba ibu sudah menunggu aku di depan gerbang sekolah. Lalu aku pulang dengan dalam kondisi agak kesal,

Sampai Dirumah.

    Sampai dirumah lalu aku cerita ke ibu, hari pertama aku sekolah memang senang tapi ada rasa kesal saat guru tersebut memandangku dengan tatapan yang tajam. Lalu ibu berkata “ahhh kamu, begitu saja sudah kesal apalagi lama- lama disana sudahlah abaikan saja tatapan tajam itu, lagi pula guru tersebut takkan melukaimu”

Keesokannya Disekolah J

    Pagi sekali pelajaran bahasa, aku agak takut dan panas dingin. Saat ia engajar ternyata benar kata ibu Ia tak galak dan apa yang ku tau tentang dirinya ternyata pelajaran ini pelajaran yang asik.

Setelah beberapa Tahun Kemudian Akhirnya Shina Lulus dan ia melanjutkan di Jenjangnya yang lebih tinggi yaitu Kuliah, dan di kampusnya ia selalu mendapatkan beasiswa dan juara se- Asian

Dan Kemudian Shina pun LuLus dan menjadi seorang sarjana Politik, sekrang ia menjabat di DPR.
   


-       Dikarang Oleh  : Ana Wibiastuti
-       Tema           : Seorang anak tukang korang yang i
Ngin menjadi seorang Sarjana
  - Sinopsis       : __________


 Suksessss

 jadi anggota DPR

Kamis, 08 Desember 2011

Foto Album

                                                        Pembelajaran untuk bisa mengedit



                                                   ini foto yng mau gue ikut2 tin casting hahaha ngimpiii


                                                            Senyummmm Pepsodent

                                                       Iseng2 didi kempot


                                                   Pulang Weekend dari mana ya


                                          Dan lalu mulai belajar bertaubat untuk mengenal islam


                                                 SELESAIIIIIIIIIIIIIIIIIIiiiiiii

Gallery Ann Photography


                                                              Ann Photography Efecktoric

                                       Ann Photography  piano with a touch of blue on the edge effect

                                          Ann Photogrphy   anthracis with a touch of black and gray







Rabu, 07 Desember 2011

Sorry Klo Copy Paste, Maklum otak lagi buntu g bisa buat hehe...

Seperti berobat, yang terpenting bukan obatnya, tapi keinginanmu untuk sembuh. Begitu pula menaklukkan hati, yang terpenting bukan ungkapannya, tapi kesungguhanmu untuk mencintainya.

Semoga lekas sembuh, eh, jatuh!

(1) Tadi malam aku kirim bidadari untuk menjaga tidurmu. Eh, dia buru-buru balik. Katanya, ‘Ah, masa bidadari disuruh jaga bidadari?’

(2) Kalau kamu nanya berapa kali kamu datang ke pikiranku, jujur aja, cuma sekali. abisnya, ga pergi2 sih!

(3) Sempet bingung jg, kok aku bisa senyum sendiri. Baru nyadar, aku lagi mikirin kamu.

(4) Kalau suatu saat kamu hancurkan hatiku… akan kucintai kamu dengan kepingannya yang tersisa.

(5) Berusaha melupakanmu, sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang tak pernah kukenal.

(6) Kalau kamu ajak aku melompat bareng, aku ngga bakalan mau. Mending aku lari ke bawah, bersiap menangkapmu.

(7) Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Sunda. Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu.

(8) Ga usah janjiin bintang dan bulan untuk aku, cukup janjiin kamu bakal selalu bersamaku di bawah cahayanya.

(9) Kalau kamu nanya mana yg lebih penting buat aku: hidupku atau hidupmu, aku bakal jawab hidupku. Eits, jangan marah dulu, karena kamulah hidupku.

(10) Pertama ketemu, aku takut ngomong sama kamu. Pertama ngomong sama kamu, aku takut kalau nanti suka sama kamu. Udah suka, aku makin takut kalau jatuh cinta. Setelah sekarang cinta sama kamu, aku jadi bener2 takut kehilangan kamu. Kamu emang menakutkan!
(11) Ketika hidup memberiku seratus alasan untuk menangis, kau datang membawa seribu alasan untuk tersenyum.

(12) Jika aku bisa jadi bagian dari dirimu, aku mau jadi airmatamu, yang tersimpan di hatimu, lahir dari matamu, hidup di pipimu, dan mati di bibirmu

13) Wah, ini angka sial. Udah dulu ya… Soal sms-sms itu, ga usah nanya dari mana sumbernya, selama Anda bisa membuatnya datang dari hati.

(14) Plis aku butuh bantuan kamu. Soalnya, kunci buat membuka pintu kebahagiaanku, ga tau napa, ada padamu.

(15) Ketika mencintaimu, aku mendapat kekuatan. Mendapat cintamu, aku beroleh keberanian. Kamu wonderwoman, yang membuatku ngerasa jadi superman. Kalimat terakhir bisa dibalik sesuai keperluan. Atau diulang, kalo kamu berdua makhluk sejenis, kek kasus Ryan .

(16) Ayolah tinggal sesukamu di dalam hatiku. Janji, aku ngga bakalan ngutip uang kontrakan.

(17) Cintaku denganmu memang tak akan berkahir bahagia, karena yang kutawarkan untukmu adalah cinta yang tak punya akhir.

(18) Izinkan aku membaca nada-nada di dalam jiwamu, untuk kunyanyikan saat kau mungkin sudah lupa lirik-liriknya.

(19) Katanya orang bisa jadi bodoh karena cinta, tapi aku ngga peduli itu. Aku cuma mikir, betapa bodohnya mantanmu, yang berhenti mencintaimu.

(20) Kau begitu kucinta, hingga ketika bersamamu mati seperti bisa kutunda, dan tanpamu, hidup serasa tiada guna.

(21) Senyummu seperti sebuah undangan buat imajinasiku, untuk terbang sejauh-jauhnya, berkembang seliar-liarnya.

(22) Aku tak pernah tau kebahagiaan sesungguhnya, sampai ketika aku mendapatkan cintamu. Dan aku tak pernah tau derita sebenarnya, sampai aku kini kehilangan itu. Terima kasih telah mengenalkanku pada kedua rasa yang tak akan kulupa.

(23) Jika aku ngga bisa mencintaimu seperti yang kamu inginkan, bukan berarti aku ngga mencintaimu dengan semua yang kupunya.

(24) Haruskah aku tersenyum penuh bahagia karena menjadi sahabatmu, atau menangis dalam perih derita, karena tak bisa lebih dari itu.

(25) Di antara jemarimu, diciptakan ruang kosong, agar ada tempat untuk diisi oleh jemariku.

(26) Jangan bilang kamu mencintaiku, kecuali dengan kesungguhan. Karena bisa saja aku melakukan hal yang paling gila, dengan mempercayainya.

(27) Memikirkanmu, aku jadi malas tidur. Soalnya, hidupku kini jauh lebih indah dari impian manapun.


Kisah 3 Orang mati


Seorang Malaikat dipintu gerbang antara Surga & Neraka sedang mengadili orang2 mati. begini kira2 debat yg terjadi diantara mereka:
Malaikat : "Hey, Apa penyebab kematianmu??"
Orang 1 : "Beberapa menit yang lampau saya sedang berada di kantor, tp karena saya tiba2 merasa istri saya sedang selingkuh, saya buru2 pulang. Sesampainya saya di rumah, pintu rumah sedang dalam keadaan terkunci. Kemudian saya dobrak pintu tersebut & menemukan istri saya sedang telanjang di pojokan ranjang dengan posisi ranjang yang berantakan.
Saya menolah ke jendela & melihat ada tangan orang sedang bergelantungan, tanpa basa-basi saya pukul lah tangan org tersebut biar dia jatuh & mati. Setelah dia jatuh kebawah, saya ambil kulkas & saya lemparkan juga kebawah, ketika melemparkan kulkas, mendadak penyakit jantung saya kumat & ikut jatuh bersama kulkas tersebut."
Malaikat: "ooh, begitu, kasihan jg kamu ya. Berikutnya yang pakai celana pendek, silahkan ceritakan penyebab kematianmu."
Orang 2 : "Begini, saya sedang berolahraga di balkon apartemen saya, kemudian saya terpeleset & jatuh, untung saya bissa berpegangan pada balkon di lantai bawah apartemen saya. Tapi tiba2 ada yang memukuli tangan saya sehingga saya jatuh, Untungnya saya jatuh di tempat sampah yang empuk, Tapi tiba2 ada kulkas yang jatuh & menimpa saya. Makanya saya ada disini."
Malaikat : "sial skali nasibmu. Silahkan berikutnya, org yg sedang telanjang. bissa ceritakan bagaimana kamu bissa ada disini?"
Orang 3 : "Begini, saya sedang selingkuh dengan istri orang, tiba2 dia pulang kerja. Jadi saya buru2 sembunyi di kulkas. Tak tahu kenapa, tiba2 saya sudah ada disini."